![]() |
| Viryzha Lulus UKW dengan Nilai Tertinggi, Raih Skor 900 |
JAMBI - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan insan pers Jambi. Viryzha, Pimpinan Redaksi Bidik Indonesia News sekaligus Direktur Pengembangan Usaha Siber Media SMSI Pusat, berhasil menyelesaikan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar oleh PWI Kota Jambi dengan capaian nilai tertinggi selama 2 hari 11-12 September 2026.
Dalam pelaksanaan UKW tersebut, Viryzha mencatatkan total nilai 900, dengan capaian nilai pada kisaran 80 dan 85 di sejumlah materi yang diujikan. Raihan tersebut menjadi bukti kemampuan dan kompetensinya dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.
Bagi Viryzha, UKW bukan sekedar ujian untuk mendapatkan pengakuan kompetensi wartawan. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi ruang untuk mengukur kembali kemampuan seorang jurnalis dalam menjalankan tugas berdasarkan kode etik jurnalistik, ketepatan informasi, serta kepentingan publik.
“Bagi saya, UKW bukan hanya soal mendapatkan nilai. Ini menjadi momentum untuk mengukur sejauh mana seorang wartawan mampu bekerja secara profesional, menjaga independensi, melakukan verifikasi, dan menyajikan informasi yang benar kepada masyarakat,” ujar Viryzha.
Viryzha menegaskan, tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks. Perkembangan media digital menuntut wartawan tidak hanya cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga mampu memastikan setiap informasi yang disajikan telah melalui proses verifikasi dan memenuhi prinsip-prinsip jurnalistik.
Sebagai pimpinan redaksi media siber, Viryzha menyebut kompetensi wartawan menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas pemberitaan di tengah derasnya arus informasi di media sosial.
“Kecepatan itu penting, tetapi akurasi dan keberimbangan jauh lebih penting. Wartawan harus tetap berpegang pada kode etik dan kepentingan publik,” katanya.
Selain menjalankan tugas sebagai pimpinan redaksi Bidik Indonesia News, Viryzha juga dipercaya sebagai Direktur Pengembangan Usaha Siber Media SMSI Pusat. Peran tersebut membuatnya tidak hanya berkecimpung dalam kerja jurnalistik, tetapi juga turut mendorong pengembangan ekosistem media siber yang profesional dan berkelanjutan.
Capaian nilai 900 dalam UKW menjadi catatan tersendiri bagi Viryzha. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kapasitas diri sekaligus mendorong wartawan lainnya agar tidak berhenti belajar dan mengembangkan kompetensi.
“Menjadi wartawan adalah proses belajar yang tidak pernah selesai. Nilai ini bukan akhir, tetapi justru menjadi tanggung jawab untuk bekerja lebih baik dan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat,” tuturnya.
Keberhasilan Viryzha menyelesaikan UKW dengan capaian nilai tertinggi juga menjadi pengingat bahwa di tengah persaingan media yang semakin ketat, kualitas sumber daya manusia tetap menjadi kekuatan utama sebuah perusahaan pers.
Kompetensi, integritas, dan keberanian menyuarakan kepentingan publik menjadi modal penting untuk menjaga marwah profesi wartawan.(*)
