![]() |
| Dosen BK FKIP Universitas Jambi Edukasi Masyarakat Wijayapura Cegah Pelecehan Seksual melalui Program Smart Parent, Safe Gen Z |
JAMBI – Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi melaksanakan kegiatan bertajuk “Smart Parent, Safe Gen Z: Transformasi Digital Parenting dalam Pencegahan Pelecehan dan Kekerasan Seksual.” Kegiatan ini didanai oleh Dana PNBP Universitas Jambi Tahun 2026 dan dilaksanakan tanggal 25 Juli 2026 di RT 03 Kelurahan Wijayapura, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi.
Tim PKM diketuai oleh Hera Wahyuni, M.Pd. dengan anggota Sri Rahmah Ramadhoni, M.Pd., Affan Yusra, M.Pd., Freddi Sarman, M.Pd., dan Dr. Fitriana, M.Pd., Kons., yang seluruhnya merupakan dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Jambi.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua RT 03 Kelurahan Wijayapura, Bapak Ismail M., S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Universitas Jambi yang telah menghadirkan program edukasi yang sangat dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, meningkatnya penggunaan teknologi digital di kalangan anak dan remaja menuntut orang tua memiliki pemahaman yang baik agar mampu memberikan pendampingan sekaligus perlindungan terhadap berbagai risiko di ruang digital.
Ketua Tim PKM, Hera Wahyuni, M.Pd., menjelaskan bahwa perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat, namun juga menghadirkan tantangan baru berupa meningkatnya potensi pelecehan dan kekerasan seksual, termasuk yang terjadi melalui media digital. Oleh karena itu, keluarga menjadi garda terdepan dalam membangun ketahanan anak melalui pola asuh yang adaptif, komunikasi yang terbuka, dan literasi digital yang memadai.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi edukatif yang meliputi transformasi digital parenting, pentingnya membangun batasan digital dalam keluarga, edukasi seksual dari perspektif kesehatan dan psikologi, pelatihan pengamanan gawai melalui aktivasi autentikasi dua faktor (2FA), alur pelaporan kasus pelecehan dan kekerasan seksual mulai dari tingkat RT, pemasangan stiker kontak darurat sebagai media informasi layanan, serta penguatan pola asuh suportif dalam keluarga.Seluruh materi disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi, simulasi, dan praktik langsung sehingga peserta dapat memahami sekaligus mengimplementasikan materi dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi peserta selama kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan dan diskusi berkembang mengenai cara mendampingi anak menggunakan media sosial secara aman, mengenali tanda-tanda kekerasan seksual, membangun komunikasi yang efektif dengan anak, hingga langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi dugaan pelecehan atau kekerasan seksual di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, masyarakat memperoleh peningkatan pemahaman mengenai pentingnya peran keluarga dalam mencegah pelecehan dan kekerasan seksual sejak dini. Peserta juga memahami pentingnya pengawasan penggunaan gawai, penerapan keamanan digital, serta mekanisme pelaporan yang benar apabila menemukan atau mengalami kasus kekerasan seksual. Selain itu, masyarakat semakin menyadari bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan keluarga, lingkungan, pemerintah, dan lembaga pendidikan.
Sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Implementing Agreement (IA) antara Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Jambi dengan Kelurahan Wijayapura. Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pelaksanaan program edukasi, pendampingan masyarakat, penelitian, serta kegiatan pengabdian yang berkelanjutan di wilayah Kelurahan Wijayapura.
Secara keseluruhan, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berjalan dengan lancar dan seluruh target yang telah direncanakan berhasil dicapai. Keberhasilan kegiatan ditunjukkan melalui tingginya partisipasi masyarakat, meningkatnya pemahaman peserta terhadap isu perlindungan anak dan digital parenting, serta terjalinnya kerja sama kelembagaan yang diharapkan mampu memberikan dampak positif secara berkelanjutan.
Melalui program ini, Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Jambi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pengabdian kepada masyarakat yang responsif terhadap berbagai persoalan sosial. Diharapkan, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan keluarga yang semakin tangguh, masyarakat yang peduli terhadap perlindungan anak, serta generasi muda yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital.(*)
