Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Pekan Budaya Jambi Elok Nian di Merangin Meriah, Al Haris: Ini Harga Diri Daerah

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:30 WIB Last Updated 2026-08-16T17:47:00Z
Pekan Budaya Jambi Elok Nian di Merangin Meriah, Al Haris: Ini Harga Diri Daerah

MERANGIN
– Pekan Budaya Jambi Elok Nian di Anjungan Kabupaten Merangin berlangsung meriah, Jumat (26/6/2026) malam. Mengusung tema “Menjemput Tuah Merawat Marwah”, kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Jambi Al Haris.

Acara turut dihadiri anggota DPD RI Elviana, Bupati Merangin M Syukur bersama Wakil Bupati Khafid, jajaran kepala daerah se-Provinsi Jambi, Forkopimda, serta organisasi perangkat daerah (OPD).

Sejak pembukaan, antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Area kegiatan dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan berbagai rangkaian pertunjukan budaya khas Kabupaten Merangin.

Beragam seni tradisional ditampilkan dalam Pekan Budaya Jambi Elok Nian. Salah satu yang mencuri perhatian adalah parade busana batik yang melibatkan Gubernur Jambi, Bupati Merangin, jajaran Forkopimda, hingga kepala OPD.

Atraksi tersebut menjadi salah satu momen yang menarik perhatian masyarakat sekaligus menunjukkan kekayaan budaya dan kreativitas daerah.
Al Haris: Event Budaya Jadi Harga Diri Daerah

Gubernur Jambi Al Haris mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Merangin yang dinilai berhasil menjadi tuan rumah dan mengemas kegiatan tersebut dengan baik.

Ia menyebut tingginya antusiasme masyarakat menjadi pertanda positif bagi perkembangan Merangin dan Provinsi Jambi ke depan.

“Kami sangat bangga dan terima kasih dengan Pemerintah Kabupaten Merangin yang telah mendesain acara ini dengan baik, luar biasa. Pembukaan tadi saya boleh masuk, kaget saya, ramai luar biasa. Ini tentu pertanda baik untuk Merangin dan Jambi ke depan. Sebab, kalau sudah ada event begini, saya selalu bilang bahwa ini harga diri kita daerah masing-masing,” kata Al Haris.

Menurutnya, keberadaan anjungan rumah adat harus dimanfaatkan sebagai ruang budaya yang aktif. Fasilitas yang telah dibangun pemerintah, kata dia, jangan sampai hanya menjadi bangunan tanpa aktivitas.

Al Haris berharap kegiatan budaya dapat melahirkan lebih banyak pelaku seni, pelaku usaha, serta generasi muda berbakat.

Selain menjadi sarana pelestarian budaya, kegiatan seperti ini juga dinilai mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.

“Event seperti ini harus terus hidup setiap tahun. Kita ingin ada kegiatan budaya, ekonomi, dan ruang bagi generasi muda untuk berkembang,” ujar Al Haris.

Ia juga mendorong agar kegiatan serupa dapat digelar secara rutin di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Dengan demikian, setiap anjungan budaya dapat terus aktif dan menjadi pusat kegiatan masyarakat.
Merawat Identitas dan Marwah Daerah

Sementara itu, Bupati Merangin M Syukur menegaskan bahwa Pekan Budaya Jambi Elok Nian bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya memperkuat identitas daerah sekaligus mempererat persatuan masyarakat.

Menurutnya, tema “Menjemput Tuah Merawat Marwah” memiliki makna filosofis yang kuat bagi masyarakat Merangin.

“Menjemput tuah bermakna menggali kearifan lokal untuk meraih keberkahan daerah, sedangkan merawat marwah adalah komitmen menjaga nilai-nilai leluhur agar tetap hidup di tengah arus globalisasi,” jelasnya.

M Syukur juga mengajak generasi muda untuk mencintai dan melestarikan budaya daerah. Menurutnya, pembangunan harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga warisan budaya dan kearifan lokal.

Ia turut menyoroti potensi Geopark Merangin Jambi UNESCO Global Geopark yang dinilai memiliki daya tarik dan potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi berkelas dunia.

“Terima kasih kepada Gubernur Jambi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Merangin sebagai tuan rumah rangkaian kegiatan ini,” tutupnya.
×
Berita Terbaru Update