![]() |
| Anggota Komisi XII DPR RI Syarif Fasha Serap Aspirasi Masyarakat di Kota Jambi |
JAMBI-Anggota Komisi XII DPR RI Feaksi Partai NasDem DR H Syarif Fasha SE, ME menggelar kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat (Asmas) di Kota Jambi pada 16 Juni 2026.
Kegiatan itu mengambil tema Pemenuhan Hak Dasar Warga Negara Menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Acara yang digelar di rumah aspirasi Syarif Fasha itu dihadiri oleh lebih kurang 150 orang peserta yang sebagian besar merupakan pelajar.
Dijelaskan Fasha, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan tugas konstitusional MPR RI dalam membangun komunikasi yang efektif antara lembaga negara dengan masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai hak-hak konstitusional warga negara sekaligus menghimpun berbagai aspirasi, masukan, dan pandangan masyarakat sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaan fungsi representasi, legislasi, pengawasan, serta penganggaran yang menjadi tupoksi DPR RI,” ujar walikota Jambi periode 2013-2023 itu.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pemaparan materi maupun sesi dialog interaktif.
Diskusi yang berlangsung mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara berdasarkan amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
“Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 merupakan landasan konstitusional yang menjamin pemenuhan hak-hak dasar setiap warga negara, antara lain hak memperoleh pendidikan, pelayanan kesehatan, pekerjaan dan penghidupan yang layak, perlindungan hukum, jaminan sosial, serta hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi. Negara berkewajiban menghormati, melindungi, dan memenuhi hak-hak tersebut melalui penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada keadilan, pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta perlindungan terhadap seluruh lapisan masyarakat tanpa adanya diskriminasi,” ujar Fasha saat penyampaian materi.
Dalam sesi dialog, peserta menyampaikan berbagai aspirasi yang berkaitan dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Aspirasi yang berkembang didominasi oleh harapan agar pemerintah terus memperkuat pemerataan akses pendidikan yang berkualitas hingga ke seluruh wilayah, khususnya daerah yang masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan.
Selain itu, peserta juga mengharapkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui penyediaan fasilitas kesehatan yang lebih memadai, pemerataan tenaga kesehatan, serta peningkatan akses layanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat.
Di bidang ekonomi dan ketenagakerjaan, peserta menyampaikan pentingnya peningkatan kesempatan kerja bagi generasi muda melalui pengembangan sektor produktif, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta perluasan program pelatihan dan pemberdayaan masyarakat.
Aspirasi tersebut mencerminkan harapan masyarakat agar pembangunan nasional tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menciptakan pemerataan kesejahteraan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Peserta juga memberikan perhatian terhadap pentingnya penegakan hukum yang adil, transparan, dan tidak diskriminatif sebagai bagian dari jaminan perlindungan hak konstitusional warga negara. Selain itu, masyarakat berharap agar penyelenggaraan pemerintahan senantiasa mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan pelayanan publik yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap institusi negara dapat terus ditingkatkan.
“Generasi muda memiliki posisi strategis dalam menjaga keberlangsungan demokrasi konstitusional melalui peningkatan literasi konstitusi, partisipasi aktif dalam organisasi kemasyarakatan, pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan publik, serta pemanfaatan teknologi informasi secara bijaksana dan bertanggung jawab,” sebut Fasha.
Generasi muda juga diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu berkontribusi dalam memperkuat persatuan bangsa serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang demokratis dan berkeadilan.
Secara umum, hasil kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat menunjukkan bahwa masyarakat mengharapkan adanya peningkatan kualitas pelayanan publik, pemerataan pembangunan di berbagai sektor, penguatan perlindungan hukum, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, perluasan kesempatan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
“Aspirasi yang telah dihimpun dalam kegiatan ini merupakan masukan yang konstruktif dan akan menjadi bagian dari bahan pertimbangan dalam pelaksanaan tugas konstitusional Anggota MPR RI/DPR RI, khususnya dalam pelaksanaan fungsi legislasi, fungsi pengawasan, serta fungsi penganggaran,” pungkasnya. (*)
“Aspirasi yang telah dihimpun dalam kegiatan ini merupakan masukan yang konstruktif dan akan menjadi bagian dari bahan pertimbangan dalam pelaksanaan tugas konstitusional Anggota MPR RI/DPR RI, khususnya dalam pelaksanaan fungsi legislasi, fungsi pengawasan, serta fungsi penganggaran,” pungkasnya. (*)
