Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Layanan Akhir Pekan Jadi Bukti Komitmen, Bank Jambi Jaga Kepercayaan Nasabah di Tengah Gangguan Sistem

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:30 WIB Last Updated 2026-04-08T19:16:55Z
Layanan Akhir Pekan Jadi Bukti Komitmen, Bank Jambi Jaga Kepercayaan Nasabah di Tengah Gangguan Sistem

JAMBI –
Langkah Bank Jambi membuka layanan operasional hingga akhir pekan mendapat apresiasi dari pengamat perbankan. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kepercayaan nasabah di tengah gangguan sistem yang terjadi pasca insiden keamanan siber.

Pengamat perbankan Laila Farhat, S.E., M.M. menyebut, keputusan membuka layanan hingga Sabtu dan Minggu merupakan respons manajerial yang tepat untuk memastikan keberlangsungan layanan perbankan.

“Dalam industri perbankan, keberlangsungan layanan atau service continuity menjadi faktor krusial untuk menjaga kepercayaan publik. Ketika layanan digital seperti ATM dan mobile banking terganggu, penguatan layanan di kantor cabang adalah langkah mitigasi yang lazim,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

Menurutnya, pembukaan layanan akhir pekan menunjukkan upaya Bank Jambi dalam menjaga operational resilience, sehingga aktivitas transaksi nasabah tetap berjalan, khususnya untuk layanan dasar seperti penarikan, setoran, dan verifikasi rekening.

Ia menjelaskan, dalam situasi seperti ini, prioritas utama bank adalah menjaga stabilitas layanan sekaligus memastikan integritas sistem transaksi. Oleh karena itu, optimalisasi peran teller dan customer service menjadi strategi penting untuk mempertahankan kepercayaan nasabah selama proses pemulihan berlangsung.

Meski demikian, Laila menekankan bahwa langkah tersebut perlu diiringi dengan percepatan pemulihan sistem, audit keamanan teknologi informasi secara menyeluruh, serta penguatan tata kelola keamanan siber guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Secara fundamental, Bank Jambi masih memiliki kapasitas yang cukup untuk melakukan pemulihan. Dukungan permodalan dan struktur keuangan yang stabil menjadi modal penting dalam memperkuat infrastruktur IT, manajemen risiko, serta sistem pemulihan bencana,” jelasnya.

Ia juga menilai, insiden ini dapat menjadi momentum bagi Bank Jambi untuk mempercepat transformasi digital yang lebih aman dan berkelanjutan. Dengan komunikasi yang transparan kepada publik serta langkah pemulihan yang terukur, Bank Jambi dinilai tetap memiliki peluang besar untuk menjaga reputasi dan mempertahankan kepercayaan nasabah sebagai fondasi utama industri perbankan.(*)
×
Berita Terbaru Update